Agus Dahlan, Kabid DLH Kabupaten Bekasi, "Biarkan kami bekerja".

Kabupaten Bekasi Harianberitaindonesia co id,  Maraknya pemberitaan  melalui media cetak dan online, dalam hal  keluhan Warga Kampung Pacin...

Kabupaten Bekasi Harianberitaindonesia co id,  Maraknya pemberitaan  melalui media cetak dan online, dalam hal  keluhan Warga Kampung Pacing, Desa Waringin Jaya, kecamatan Kedungwarigin, terkait   polusi udara yang keluar dari cerobong asap  PT Wan Bao Long Steel (WBLS) yang memproduksi baja, abu  limbah produksi, pencemaran udara sekitar oleh Asap, pembuangan limbah B3, deru suara bising dan lainnya diduga menjadi Agenda sidak  bagi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kabupaten Bekasi dan provinsi jawa barat, di lokasi pabrik Wan bao long steel (WBLS).

Kepala Bidang  (Kabid)  Penataan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup, Agus Dahlan  bersama Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat  terjun langsung ke lokasi lakukan sidak ke PT. Wan Bao Long Steel (WBLS), kepada media mengatakan.

"kehadiran kita kesini  bukan lagi sidak akan tetapi untuk melakukan Verifikasi penataan sangksi administasi paksaan  yang telah dikeluarkan Pemda Kabupaten Bekasi November tahun 2015 lalu, kita memverifikasi sejauh mana penataan mereka, apakah sudah dilakukan langkah perbaikan atau belum," bebernya. Selasa (2/5).

Terkait adanya keluhan sejumlah warga yang mendapatkan gangguan kesehatan,  akibat keberadaan perusahaan tersebut, ia mengungkapkan Dinas LH dalam menanggapi hal ini, tentunya harus bersifat obyektif.

" Biarkan kami bekerja, Kita sebagai wasit harus obyektif lah gak boleh langsung katakan salah, ini harus dikaji dulu harus berdasarkan data dan fakta yang ada  dilapangan, hasilnya nanti kita rapatkan dengan tim Gakkumdu (penegakan hukum terpadu) yang terdiri dari Polres, Kejaksaan, Kodim dan Instansi terkait agar bisa diputuskan tindakan apa yang harus dilakukan," ujarnya.

Verifikasi yang dilakukan, kata dia, meliputi beberapa hal yakni pengecekan cerobong asap dengan dilakukan uji emisi, Ijin TPS limbah B3, masalah pencemaran dan masalah administrasi.

Ia mengungkapkan, laporan keluhan warga tersebut sebenarnya sudah didapat mulai sejak tahun 2014, laporan tersebut diverifikasi sehingga dikeluarkan surat teguran, lantaran perusahaan tersebut masih "membandel" akhirnya pada tahun 2015 dilakukan sanksi administrasi paksaan pemerintah.

" Bila masih belum ditaati juga maka akan dilakukan pembekuan ijin lingkungan, kemudian pencabutan ijin lingkungan, setelah itu baru masuk keranah pidana atau perdata, hal ini tertuang pada Undang-Undang Nomor 32 pasal 73-74 Tahun 2009", pungkasnya.

Sementara itu Hidayat (47) Tokoh masyarakat   kampung Pacing, mengapresiasi  adanya sidak  Dinas lingkungan Hidup dari Kabupaten Bekasi dan provinsi, di lokasi PT WBLS, bisa jadi keluhan masyarakat yang selama 4 tahun lebih hidup selalu dihantui rasa ketakutan , dampak dari polusi udara , pencemaran air bawah tanah, limbah abu serta suara bising akan segera terjawab, akan tetapi sangat di sayangkan kunjungan Dinas Lingkungan hidup bukan berdasarkan pada laporan masyarakat yang selama ini sudah kita layangkan surat.

"Jika memang  keluhan masyarakat kampung pacing tidak lagi di tanggapi serius oleh Dinas LH kabupaten dan provinsi, kita akan terus berjuang melayangkan surat melalui Kementerian pusat", paparnya

"Kami hanya  butuh udara segar, hidup tanpa rasa was was oleh penyakit , dan air bawah tanah yang bersih "tegasnya.

Di tambahkan Dayat, kami sebagai warga kampung pacing Desa waringin jaya, tentunya tidak menampik adanya  kompensasi yang telah diberikan selama ini dengan kisaran Rp 50 -100 ribu rupiah oleh rekanan perusahaan (pengepul limbah Abu besi/Zing), sepengetahuan kami  bukan oleh perusahaan.

"Kami hanya  butuh udara segar, hidup tanpa rasa was was oleh penyakit  paru paru , bengek dan batuk serta  air bor  bawah tanah yang bersih tidak tercemar oleh timbunan limbah WBLS "tegasnya.

Bicara soal kompensasi bukanlah menjadi  tujuan akhir  bagi masyarakat Kampung pacing dan sekitarnya, akan tetapi jaminan keberlangsungan hidup anak cucu kami nantinya yang menjadi bahan pemikiran buat kami semua.

"Adanya Pabrik WBLS  (PMA) awalnya kami berharap banyak, ada peningkatan tarap hidup dengan ikut bekerja, serta adanya tanggung jawab perusahaan dalam hal coorporete sosial responsibility (CSR), tetapi semua itu hanyalah mimpi, "bagai anak itik mati di lumbung padi", keluhnya.

Terakhir kata bang Dayat, persoalan WBLS  terkait dampak Amdal dan wasdal bagi masyarakat, mungkin banyak menemui jalan buntu, untuk hal ini persoalan masyarakat Kampung pacing Desa Waringin jaya , kecamatan Kedung Waringin,  sudah kami serahkan kepada Lembaga​ Pemantau Korupsi.

"Ya sudah kami serahkan berkas keluhan warga, yang telah di tanda tangani warga kampung pacing, kepada Lembaga penyelidik Korupsi, untuk bertindak dan atas nama warga, melakukan mediasi, pelaporan serta mengawal sampai ke tingkat kementerian dan lembaga lainnya" tuturnya.

Dayat atas nama Warga kampung Pacing berharap,  "Pemda kabupaten Bekasi di bawah kepemimpinan ibu dr.Hj Neneng Hasanah Yasin berharap dapat menjembatani persoalan yang dialami oleh ratusan  warga Kampung pacing, terhadap PT.WBLS segera terselesaikan, dalam hal pencemaran udara (abu dan asap), kebisingan, IPAL, perizinan pemanpaatan lahan TKD, kesejahteraan pekerja dan pengupahan, jaminan kesehatan dan kecelakaan kerja , pengalokasian Dana CSR serta yang terpenting adanya ketegasan Dinas dan instansi terkait, tutupnya Adanya Pabrik WBLS dengan Penanaman modal asing (PMA) awalnya kami berharap banyak, ada peningkatan tarap hidup dengan ikut bekerja, serta adanya tanggung jawab perusahaan dalam hal coorporete sosial responsibility (CSR), tetapi semua itu hanyalah mimpi, "bagai anak itik mati di lumbung padi", keluhnya.

Terakhir kata bang Dayat, persoalan WBLS  terkait dampak Amdal dan wasdal bagi masyarakat, mungkin banyak menemui jalan buntu, untuk hal ini persoalan masyarakat Kampung pacing Desa Waringin jaya , kecamatan Kedung Waringin,  sudah kami serahkan kepada Lembaga​ Pemantau Korupsi.

"Ya sudah kami serahkan berkas keluhan warga, yang telah di tanda tangani warga kampung pacing, kepada Lembaga penyelidik Korupsi, untuk bertindak dan atas nama warga, melakukan mediasi, pelaporan serta mengawal sampai ke tingkat kementerian dan lembaga lainnya" tuturnya.

Dayat atas nama Warga kampung Pacing berharap,  "Pemda kabupaten Bekasi di bawah kepemimpinan ibu dr.Hj Neneng Hasanah Yasin berharap dapat menjembatani persoalan yang dialami oleh ratusan  warga Kampung pacing, terhadap PT.WBLS segera terselesaikan, dalam hal pencemaran udara (abu dan asap), kebisingan, IPAL, perizinan pemanfatan lahan TKD, kesejahteraan pekerja dan pengupahan, jaminan kesehatan dan kecelakaan kerja , pengalokasian Dana CSR serta yang terpenting adanya ketegasan Dinas dan instansi terkait, tutupnya (luk/Ys)

COMMENTS

Name

Berita Kabupaten Bekasi,12,Berita Video,1,Kota Bekasi,2,Redaksi,1,
ltr
item
HBI NEWS: Agus Dahlan, Kabid DLH Kabupaten Bekasi, "Biarkan kami bekerja".
Agus Dahlan, Kabid DLH Kabupaten Bekasi, "Biarkan kami bekerja".
https://lh3.googleusercontent.com/-4TAmYc7RP3Y/WQpqhA_DxCI/AAAAAAAAByc/yai6PWtVuEs81OzGn_1z53fDpypAmszwACHM/s640/IMG-20170503-WA0001.jpg
https://lh3.googleusercontent.com/-4TAmYc7RP3Y/WQpqhA_DxCI/AAAAAAAAByc/yai6PWtVuEs81OzGn_1z53fDpypAmszwACHM/s72-c/IMG-20170503-WA0001.jpg
HBI NEWS
http://www.harianberitaindonesia.co.id/2017/05/agus-dahlan-kabid-dlh-kabupaten-bekasi.html
http://www.harianberitaindonesia.co.id/
http://www.harianberitaindonesia.co.id/
http://www.harianberitaindonesia.co.id/2017/05/agus-dahlan-kabid-dlh-kabupaten-bekasi.html
true
4206496469098066606
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy